Minggu, 03 Juli 2016

Summary Seminar PIASE Anak Berkebutuhan Khusus 2016

Kali ini saya akan membahas mengenai kegiatan saya mengikuti seminar. Seminar yang saya ikuti adalah PIASE yaitu Psychology Innovation in Art, Social and Education yang diadakan oleh BEMF Psikologi Universitas Gunadarma. PIASE 2016 bertemakan “Let Your Mind Be Colored”, adalah suatu rangkaian acara seni yang berlandaskan adanya unsur sosial dan edukasi yang dapat memberikan kelengkapan pemenuhan fungsi indera manusia yang mencangkup proses visual, auditori dan sensoris. Acara PIASE ini tidak hanya untuk mahasiswa jurusan psikologi.
PIASE 2016 memiliki berbagai rangkaian acara yaitu:
1. Singing Competition
2. Talkshow Musik
3. Talkshow Anak Berkebutuhan Khusus
4. Psychology Village
Saya mengikuti salah satu rangkaian acara PIASE yaitu talkshow anak berkebutuhan khusus pada hari Rabu, 25 Mei 2016  yang berlokasi di Auditorium D462, Universitas Gunadarma Depok.
Talkshow anak berkebutuhan khusus dibuka dengan penampilan dari Zelda Maharani yaitu kontestan Mamamia dengan membawakan lagu yang menyentuh hati setiap orang yang hadir. Talkshow ini dihadiri oleh pembicara yang sudah tidak asing lagi yaitu Arist Merdeka Sirait selaku ketua KPAI (Komnas Perlindungan Anak Indonesia), dan seorang psikolog yaitu Katarina Ira Puspita.
Ibu Katarina membahas bahwa tidak semua anak berkebutuhan khusus mengalami tantrum. Anak yang mengalami tantrum biasanya anak tersebut tidak dapat menyampaikan apa yang dirasakan. Cara untuk mengatasi tantrum yaitu kita harus tenang dalam menghadapi anak yang tantrum, jangan mudah terpancing amarah, sebisa mungkin jangan berkomunikasi pada saat anak sedang tantrum, saat anak sudah mulai tenang diberi pelukan kasih sayang dan ajak bicara, bila anak memukul dirinya sendiri sebisa mungkin pegang tangan anak dan beri pelukan agar anak tidak melukai diri sendiri.
Bapak Arist Merdeka Sirait membahas bahwa Indonesia darurat kejahatan seksual, dan bahkan menimpa anak berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus rentan mengalami pelecehan seksual. Pelakunya bisa dari orang terdekat. Solusinya adalah menanamkan nilai-nilai keagamaan dan spiritual, menekankan bahwa anak berkebutuhan khusus juga memiliki hak untuk hidup, dan menempatkan anak-anak berkebutuhan khusus untuk menghindari kejahatan seksual.  Seks edukasi untuk anak berkebutuhan khusus juga penting untuk dilakukan, dengan cara memberikan gambar yang konkrit, diberi tahu apa yang boleh/ tidak boleh disentuh orang lain, mengenalkan alat organitas.
Acara talksow anak berkebutuhan khusus ditutup dengan penampilan anak-anak berkebutuhan khusus.



Kamis, 30 Juni 2016

Repost Artikel " Apa itu Penyakit Parkinson?"


KOMPAS.com — Tak lama setelah kematian Robin Williams, sang istri mengungkapkan bahwa menjelang kematiannya, Williams didiagnosis menderita penyakit parkinson. Sejumlah tokoh dunia diketahui juga menderita penyakit ini, seperti mendiang Paus Yohanes Paulus II, petinju Muhammad Ali, bahkan Adolf Hitler.
Penyakit parkinson merupakan penyakit yang banyak diderita orang berusia lanjut dan menyebabkan ketidakmampuan gerak yang terus memburuk dan terjadi dalam jangka panjang.
Menurut National Parkinson Foundation, di Amerika Serikat saja 50.000-60.000 orang terdiagnosis parkinson setiap tahunnya. Nama penyakit ini sebenarnya berasal dari nama seorang dokter Inggris, James Parkinson, yang memublikasikan pertama kali penyakit kerusakan otak ini.
Penyebab pasti dari penyakit ini sangat beragam. Profesor Sandra Kostyk, pakar saraf di Ohio State University, mengatakan, meskipun gejalanya hampir sama di setiap orang, tetapi mungkin ada perbedaan penting yang menyebabkan penyakit ini.
Parkinson dapat disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan, misalnya cedera kepala atau paparan pestisida. Sering kali penyebab seseorang menderita parkinson adalah karena kombinasi dari keduanya. Pria secara umum lebih berisiko terkena penyakit ini dibandingkan wanita.
Penyakit ini merupakan hasil dari kerusakan sel pada beberapa daerah di otak, khususnya substansia nigra, daerah yang bertanggung jawab atas produksi dopamin. Dopamin adalah senyawa kimia otak yang mampu mengantarkan sinyal di otak untuk mengoordinasi gerakan. Kekurangan dopamin menyebabkan seseorang tidak mampu menggerakkan anggota tubuhnya dengan baik.
Gejala umum yang ditunjukkan orang dengan parkinson adalah gemetar, pergerakan lambat, otot kaku, masalah pada keseimbangan, dan hilang pergerakan refleks otomatis seperti tersenyum atau gerakan tangan menganyun ketika berjalan.
Selain gejala motorik, parkinson juga menyebabkan penurunan fungsi kognitif, seperti demensia, cemas, depresi perubahan cara berbicara, atau insomnia. Gejala parkinson juga dapat berupa tekanan darah rendah dan konstipasi.
Penyakit ini biasanya sulit untuk terdiagnosis pada tahap awal. Belum ada tes yang efektif untuk mendiagnosis parkinson, tetapi biasanya pasien didiagnosis setelah dokter melihat riwayat kesehatannya dan melakukan pemeriksaan saraf.
Hingga saat ini, penyakit ini belum bisa disembuhkan. Terapi bertujuan untuk memperbaiki dan mengelola gejala. Reaksi seseorang terhadap terapi parkinson juga tidak seragam sehingga belum tentu satu jenis terapi cocok digunakan semua orang. Selain terapi dengan obat-obatan, pasien juga perlu melakukan terapi fisik dan berbicara serta perubahan gaya hidup untuk mengelola dan memperlambat perkembangan dari penyakit.
Penulis : Unoviana Kartika

Repost from :

Tanggapan:
Menurut saya artikel yang berjudul “apa itu Parkinson?” yang ditulis oleh Unoviana Kartika sangat bermanfaat bagi orang awam yang tidak mengetahui apa itu Parkinson. Dalam artikel tersebut terinci secara jelas apa itu Parkinson, penyebab Parkinson, dan gejala Parkinson. Dengan membaca artikel tersebut kita dapat mewaspadai penyakit Parkinson. Sebagaimana kita ketahui bahwa Parkinson bukan penyakit yang bisa dianggap enteng, karena Parkinson dapat menyebabkan penurunan fungsi kognitif. Semoga setelah membaca artikel yang berjudul "apa itu Parkinson?'' dapat membuat masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan.

Minggu, 26 Juni 2016

Penemuan Senyawa Anti HIV/AIDS

Selama ini penyakit HIV-AIDS adalah penyakit yang dianggap paling mengkhawatirkan dan mematikan yang ada di dunia ini, salah satu sebabnya ialah belum ada obat ampuh untuk mengatasi penyakit ini. Oleh sebab itu langkah-langkah sosialisasi  pencegahan dan penelitian untuk meghadapi penyakit ini pun  dilakukan dimana-dimana di seluruh penjuru dunia serta mendapat dukungan dari banyak pihak.
Beberapa waktu yang lalu dunia dikejutkan dengan penemuan sejenis senyawa untuk penangkalnya. Seperti penemuan besar lainnya dalam sejarah,  pada banyak kasus ditemukan secara tidak sengaja, maka demikianlah juga adanya dengan penemuan senyawa anti HIV-AIDS ini. Ketidaksengajaan ini dilakukan oleh seorang asisten profesor yang sedang melakukan penelitian di dalam laboratoriumnya, sehingga menyita perhatian dunia.
 HIV-AIDS (Human Imunodeficiency Virus-Acquired Immune Deficiency Sydrome) adalah sejenis penyakit yang menyebabkan hilangya kekebalan tubuh seseorang. Ketika kondisi kesehatan kita menurun ataupun ketika kita sedang dalam kadaaan lelah, dengan mudah kondisi tubuh kita terasa lemah dan jatuh sakit. Bisa dibayangkan bila kita hidup tanpa ada imun ataupun kekebalan tubuh terhadap penyakit. Penderita yang mengidap  penyakit ini seakan-akan tidak memiliki harapan untuk hidup, karena sistem kekebalan tubuhnya sudah lemah ataupun sudah rusak sehingga sangat mudah terserang penyakit.
 Informasi dari Wikipedia menyebutkanpara ilmuwan berpendapat bahwa AIDS berasal dari Afrika-Sub-Sahara.  Diperkirakan AIDS telah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak dilaporkan tanggal 5 Juni 1981 dan penularannya penyakit ini juga dapat terjadi  melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam (membran glukosa) atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina,  cairan pereseminal, dan air susu ibu, hubungan intim (vagina, anal maupun oral), tranfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui serta kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.
 Penyakit ini disebabkan oleh sejenis virus. Zhilei Chen, seorang asisten profesor dari Universitas AM Texas, Amerika Serikat, secara tidak sengaja menemukan senyawa yang mampu menghancurkan virus Human Imunodeficiency Virus (HIV). Virus yang menyebabkan penyakit AIDS tersebut akan mengalami kehancuran material genetiknya ketika diberikan senyawa yang bernama Pd 404.182. Senyawa itu menghancurkan material genetik virus HIV dengan merusak RNA-nya, sehingga sulit berkembangbiak dan akhirnya tidak dapat menginfeksi manusia (metrotvnews.com).
 Bagi penderita HIV-AIDS jangan bergembira dahulu, karena butuh waktu agar obat anti HIV-AIDS yang sebenarnya diciptakan. Hal ini tentunya harus menunggu pengembangan-pengembangan dari penemuan senyawa tersebut agar bisa diberikan kepada manusia, terutama bagi para penderitanya yang tersebar di seluruh dunia. Setidaknya ada tiga tahap yang harus dilalui sebelum senyawa (obat) tersebut digunakan masyarakat luas, yaitu 3 hingga 4 tahun harus diuji cobakan pada hewan. Kemudian pada 4 hingga 5 tahun  harus diujicobakan  pada relawan manusia, lalu 2 tahun hingga 3 tahun untuk proses registrasi, sebelum akhirnya diproduksi dalam jumlah banyak (metrotvnews.com).

Sumber:

http://www.kompasiana.com/hadrialaat/senyawa-anti-hiv-aids_5518171ba33311ae07b6629c

Golden Rice : Padi Transgenik

Dewasa ini bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lainnya. Bioteknologi digunakan dalam berbagai bidang seperti bidang pengolahan makanan serta bidang lingkungan. Bioteknologi digunakan dalam kehidupan sehari-hari karena perkembangannya cepat, mudah dimodifikasi dan mampu memproduksi bahan baku lebih cepat dan menghasilkan produk baru. Salah satu contoh bioteknologi adalah padi transgenik yang dinamakan golden rice. Hasil dari sejumlah proses menjadi beras yang mengandung beta karoten.
Golden Rice adalah kultivar (varietas) padi transgenik hasil rekayasa genetika yang berasnya mengandung beta-karotena (pro-vitamin A) pada bagian endospermanya. Kandungan beta-karotena ini menyebabkan warna berasnya tersebut tampak kuning-jingga sehingga kultivarnya dinamakan ‘Golden Rice (‘Beras Emas’). Pada tipe liar (normal), endosperma padi tidak menghasilkan beta-karotena dan akan berwarna putih hingga putih kusam. Di dalam tubuh manusia, beta-karotena akan diubah menjadi vitamin A.
Golden Rice berawal dari sebuah keprihatinan. Di negara berkembang di Amerika Latin, Asia dan Afrika, jutaan anak-anak terancam buta karena kekurangan vitamin A. Vitamin A banyak terkandung dalam buah-buahan sayuran yang berwarna merah, kuning, dan oranye. Misalnya pepaya, tomat, dan wortel. Masyarakat miskin tidak mampu mengkonsumsi buah dan sayuran tersebut secara rutin demi memenuhi kebutuhan vitamin A.
Jagung, beras, gandum, sorgum dan ubi jalar, secara alami ada yang berwarnakuning, oranye, dan merah. Ini adalah produk pangan massal dengan kandungan beta karotin tinggi, yang merupakan perkusor dari vitamin A. Namun IngoPotrykus seorang pakar bioteknologi tumbuhan dari Institute of Plant Sciences,Zurich, Swiss, punya ide lain. Ia ingin memasukkan gen pembawa beta karotin kedalam tanaman padi, hingga beras yang dihasilkan kaya akan vitamin A. Hasil rekayasa genetika padi Golden Rice dipublikasikan dalam jurnal ilmiahScience pada tahun 2000. Tahun 2005, Ingo Potrykus kembali mengumumkan penyempurnaan temuannya, yang kemudian diberi nama padi Golden Rice 2. Sejak publikasi tentang Golden Rice di jurnal Science, reaksi para penentangnya sangat keras. Para aktivis lingkungan yang tergabung dalam Green Peace, palinglantang mengritisi padi Golden Rice. Padi Golden Rice, mereka kategorikan sebagai padi transgenik, yang akan merusak sumber plasma nutfah alami,sementara manfaat langsungnya bagi kesehatan konsumen belum teruji dengan baik.
Bagaimana rekayasa golden rice dilakukan, sehingga bijinya bisa mengandung beta karoten dan berwarna oranye kekuningan?
Beta karoten adalah zat warna oranye kekuningan, seperti pada tanaman wortel. Ia terbentuk dari bahan dasar (prekusor) geranyl geranyl diphosphate (GGDP). Melalui jalur biosintesa, GGDP akan diubah menjadi phytoene, diteruskan menjadi lycopene, dan selanjutnya diubah lagi menjadi beta karoten. Secara alami, dalam biji padi sudah terdapat GGDP, tetapi tidak mampu membentuk beta karoten. Perubahan dari GGDP menjadi phytoene dilaksanakan oleh enzim phytoene synthase (PHY) yang disandi oleh gen phy. Selanjutnya, gen crtI mengkode enzim phytoene desaturase yang bertanggung jawab untuk mengubah phytoene menjadi lycopene. Ada satu enzim lagi yang diperlukan untuk mengubah lycopene menjadi beta karoten, yaitu lycopene cyclase (LYC). Melalui sejumlah proses, maka gen phy, crtl, dan lyc yang berasal dari tanaman daffodil (bunga narsis / bakung) disisipkan ke tanaman padi sehingga padi mampu memproduksi beta karoten berwarna oranye kekuningan, yang kemudian disebut sebagai golden rice.
Namun banyak juga kontroversi mengenai golden rice ini. Beberapa pakar kesehatan malah memperkirakan, bahwa dampak negatif beras emas bisa saja lebih berat, dibanding dengan kekurangan vitamin A yang selama ini dikawatirkan. Hal ini tidak hanya berlaku bagi beras emas, melainkan juga semua komoditas pertanian transgenik. Jepang dan Uni Eropa, selama ini paling kuat menentang masuknya produk-produk pertanian transgenik. Beda dengan AS yang gencar melakukan produksi sekaligus promosi produk pertanian transgenik, termasuk memasarkan benihnya. Yang terakhir ini juga dikawatirkan oleh para penentang beras emas. Sebab hak kekayaan intelektual hasil rekayasa genetika Ingo Potrykus ini, sudah dibeli oleh Monsanto. Yang akan terjadi kemudian adalah, negara-negara miskin dan berkembang, justru akan membeli benih padi Golden Rice dengan harga tinggi. Sementara manfaat langsung dari Golden Rice belum terjadi. Para pengritik Golden Rice juga menunjukkan, bahwa bahaya kekurangan vitamin A pada anak-anak negara miskin dan berkembang, bukan sekedar memerlukan produk pangan massal berbeta karotin, melainkan karena distribusi pendapatan yang tidak merata secara global. Kemiskinan yang terjadi di Amerika Latin, Asia, dan Afrika, bukan karena kekurangan sumber daya alam, melainkan karena adanya eksploitasi dari negara maju.

Sumber :
http://fandestyanafandestyana.blogspot.co.id/2015/10/bioteknologi-berkaitan-dengan-pembiakan.html



Kamis, 12 Mei 2016

Energi Alternatif Potensial di DIY : Pembangkit Listrik Hidro Mikro

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi terus menerus seharusnya mendorong kita untuk menggunakan energi alternatif sebagai pengganti energi konvensional yang selama ini kita pakai. Penggunaan energi alternatif akan memberi perlindungan suatu bangsa pada kenaikan harga bahan bakar fosil, serta mengurangi ketergantungan pada negara-negara lain untuk pasokan minyak. Selain itu, sumber energi alternatif akan membatasi konsumsi sumber energi tak terbarukan seperti minyak bumi dan batubara, serta yang paling penting, mengurangi pencemaran lingkungan dan efek negatif pada sumber daya alam seperti air, udara, hutan, dll. Peningkatan penggunaan sumber energi alternatif pada akhirnya akan menciptakan lapangan kerja baru sehingga mempercepat pertumbuhan ekonomi.
Air merupakan senyawa yang menutupi hampir 71% permukaan bumi dan terdapat sekitar 1,4 triliun km3 air di bumi yang sebagian besar berada di laut. Pada dasarnya, air di seluruh permukaan bumi ini mengalir contohnya adalah aliran sungai, gelombang pasang surut, ombak, arus laut, dan sebagainya. Aliran-aliran air tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pemutar turbin yang menggerakkan generator listrik untuk menghasilkan energi listrik. Energi listrik yang berasal dari aliran air ini disebut dengan hidroelektrik (hydoelectric). Hidroelektrik menyumbang sekitar 19% dari kebutuhan listrik dunia. Energi listrik dengan tenaga air ini biasanya didapatkan dari sungai-sungai yang dibendung kemudian dibuat saluran-saluran untuk mengalirkan air ke turbin.
Pembangkit listrik tenaga air mungkin masih menjadi sumber energi alternatif yang populer. Tenaga air merupakan sumber energi terbarukan sekaligus ramah lingkungan karena tidak menghasilkan limbah. Di Indonesia penggunaan air sebagai sumber energi sudah digunakan sebagai pembangkit listrik dalam skala besar. Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Indonesia antara lain; PLTA Karangkates, PLTA Gajah Mungkur, dan sebagainya.
Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sangat memungkinkan untuk mengembangkan teknologi ini. Daerah-daerah tersebut antara lain adalah sebagai berikut:
  • Kabupaten Kulonprogo: Terutama di Saluran Kalibawang di Semawung, Banjar Arum, Kalibawang, Kulonprogo dengan debit air 4000 lt/detik.
  • Kabupaten Sleman: Terutama di Selokan Mataram di Desa Trini, Trihanggo, Gamping, dengan debit air 1500 lt/detik.
  • Kota Yogyakarta: Kali Buntung, Tegalrejo dengan debit air 230 lt/detik.
  • Kabupaten Bantul: Terutama di Sungai Opak di Bendung Tegal, Gaten, Canden, Jetis, dengan debit air 1500 lt/detik.
  • Kabupaten Gunung Kidul: Terutama di Sumber air terjun Slumpret, Mengguran, Bleberan, Playen dengan debit air 35 lt/detik



Sumber :
http://www.jogjainvest.jogjaprov.go.id/id/berita/detail/58/energi-alternatif-potensial-di-diy-bag-i-pembangkit-listrik-mikro-hidro


Bisakah Kita Temukan Planet Krypton di Dunia Nyata?


Pencarian planet ekstrasurya, planet yang mengorbit bintang selain Matahari kita, telah menjadi bidang utama penelitian luar angkasa dalam dekade terakhir. Dengan dirilisnya "Batman vs Superman: Dawn of Justice", apakah planet rumah Superman yakni Krypton benar-benar ada? Atau setidaknya adakah planet yang sangat mirip?
Kita tidak banyak mengetahui lebih jauh Planet Krypton. Karena komik awal Superman hanya menggambarkan Krypton sebagai planet berbatu mirip Bumi, namun jauh lebih tua. Dalam film "Man of Steel", Krypton dikatakan berusia sekitar 8,7 miliar tahun dan berkehidupan cerdas, bernama Kryptonians, yang telah mendirikan peradaban selama ratusan ribu tahun.

Dimulai dengan Bintang Merah
Dalam rangka untuk mencari Krypton, hal pertama yang kita perlu lakukan adalah mengidentifikasi bintang induknya, atau setidaknya jenis dari bintang induknya. Yang kita tahu adalah, bintang induk planet Krypton tidak seperti Matahari, bintang induk Krypton ini berwarna kemerahan, bernama bintang Rao.
Setidaknya ada tiga kelas bintang yang berwarna merah: katai merah, raksasa merah dan maha raksasa merah. Ketika kelas bintang tersebut berbeda dalam ukuran, warna merah mereka memberitahu kita bahwa mereka memiliki suhu permukaan lebih dari 3.200° Celcius, sekitar setengah dari suhu permukaan Matahari.
Dan di antara ketiga kelas bintang tadi, bintang katai atau kerdil merah merupakan jenis bintang yang paling umum di alam semesta. Bayangkan saja, sekitar 75% dari bintang-bintang terdekat Tata Surya kita adalah bintang katai merah. Seperti namanya, bintang katai merah berukuran lebih kecil dibandingkan dengan Matahari, dengan massa antara 7,5% hingga 50% dari massa Matahari.
Sementara itu, Matahari kita di masa mendatang akan mengembang menjadi bintang raksasa merah, karena kehabisan bahan bakar hidrogen, sehingga akan membesar hingga ke orbit Bumi. Tapi itu tidak seberapa dibandingkan dengan bintang maha raksasa merah. Jika pusat Tata Surya diganti dengan bintang maha raksasa merah, maka diameter bintang tersebut hingga memotong orbit Saturnus.
Dan ya, penggambaran bintang induk planet Krypton ini faktanya bervariasi antara tiga jenis bintang selama bertahun-tahun, tapi jika merujuk ke film "Man of Steel" tadi, bintang Rao masuk kelas bintang katai merah.

Penelitian Bintang Katai Merah LHS 2520
Pada tahun 2012, astrofisikawan Neil deGrasse Tyson diundang untuk memilih lokasi yang sebenarnya dari bintang Rao. Tyson memilih sebuah bintang yang dikenal sebagai LHS 2520, bintang katai merah di rasi bintang Corvus. Pencarian planet di sekitar bintang tersebut pun dilakukan, namun sejauh ini terbukti sia-sia, tapi itu bukan berarti tidak ada.
Untuk menemukan sebuah planet ekstrasurya mirip Bumi di sekitar bintang katai merah, cara menemukan yang baik biasanya menggunakan metode radial velocity atau teknik doppler, yakni mengukur gerakan kecil dari sebuah bintang yang merupakan respon dari tarikan gravitasi planet yang mengorbitnya.
Sejauh ini, para astronom hanya memiliki sedikit data dari bintang LHS 2520 ini, yang dikumpulkan oleh High Accuracy Radial velocity Planet Searcher (HARPS). Ini berarti saat ini kita hanya bisa "menemukan" planet raksasa gas yang mengorbit bintang tersebut, karena planet jenis ini cukup besar untuk menghasilkan perubahan pada bintang yang dengan mudah diteliti oleh para astronom.
Tetapi jika penemuan planet raksasa gas pun tidak berhasil, pemahaman kita tentang bagaimana sistem planet terbentuk dari awan gas, debu dan batu yang menggumpal bersama-sama dalam tarikan gravitasi tampaknya menunjukkan bahwa harus selalu ada lebih dari satu planet yang mengorbit sebuah bintang. Jadi jika kita menemukan salah satu saudara Krypton, mungkin dengan pengamatan lebih rincin kita akan dapat menyimpulkan keberadaannya.


Menuju Tak Terbatas dan Melampauinya
Tetapi jika kita gagal untuk menemukan planet yang mengorbit bintang katai merah LHS 2520, kita selalu bisa mencari di tempat lain, di bintang lain yang sejenis bahkan beda jenis. Dan untungnya, mencari planet di yang mengorbit bintang katai merah merupakan target utama penelitian para astronom dunia saat ini.
Sebagai contoh, ada sebuah kampanye bernama Pale Red Dot, sebuah kampanye internasional yang dikoordinasi oleh para peneliti di Inggris untuk mencari planet mirip Bumi di sekitar bintang tetangga terdekat kita, Proxima Centauri.
Penemuan planet mirip Bumi pada dasarnya meruapkan palang pintu manusia yang penting, meningkatkan harapan ketika di masa mendatang kita mengalami kemajuan teknologi ruang angkasa, kita bisa satu hari mengunjungi planet mirip Bumi tersebut.
Ada juga proyek Carmenes, proyek yang akan melihat dan meneliti sekitar 300 bintang katai merah selama tiga tahun ke depan untuk mencari planet mirip Bumi. Semua ini dilakukan semata-mata untuk meningkatkan ilmu pengetahuan kita tentang alam semesta yang begitu luasnya.
            Tapi kembali lagi, meskipun probabilitas begitu kecil, banyaknya jumlah bintang katai merah di luar sana tidak menutup kemungkinan dari keberadaan planet mirip Krypton yang siap untuk kita temukan.


Sumber:



Rabu, 11 Mei 2016

Pikatan Arya Bramajati, Siswa SD Raih Juara Matematika Internasional

 
Pikatan saat disambut teman-temannya.

Prestasi sangat membanggakan diraih oleh murid SD asal Purwokerto. Tak hanya juara nasional, murid SD itu meraih juara matematika tingkat dunia. Dialah Pikatan Arya Bramajati, murid kelas VI SD Negeri 2 Sokanegara Purwokerto, yang berhasil menyabet medali emas olimpiade matematika dunia pada ajang Wizards At Mathematics International Competition (WIZMIC) di India pada 17-22 Oktober 2014.
Murid kelahiran Bandung 23 April 2003 adalah satu-satunya peserta murid SD pada ajang kompetisi olimpiade matematika yang diikuti 172 peserta dari 43 negara dari seluruh dunia. Masih duduk di bangku SD, tidak lantas membuat Pikatan pesimistis untuk bersaing mengikuti ajang kompetisi bergengsi.
 Terbukti  dengan niat dan usaha gigih, anak kedua dari pasangan Dewi Sekarsari dan Dinar Arya Sena ini mampu menjadi yang terbaik. Pikatan mendapatkan medali emas dan dua medali perunggu pada ajang olimpiade matematika tingkat sedunia.
          Satu medali emas olimpiade matematika ini diraih dalam kategori individu. Sedangkan, dua medali perak lainnya diraih dalam kategori kelompok atau tim. Di India, Pikatan berjuang bersama timnya yang beranggotakan Hanan Fahmi, Rio Alexander Audino, Armand Khalif Susetyo.
"Memang materi soal yang diujikan di sana cukup banyak, apalagi semua saat mempresentasikan harus menggunakan Bahasa Inggris. Selain itu, soal-soal dalam olimpiade banyak yang diluar perkiraan. Soal yang ada membutuhkan analisis yang mendalam," kata Pikatan.
         Sebelum berangkat ke India untuk mengikuti olimpiade tersebut, Pikatan telah mengikuti seleksi di Klinik Pendidikan Mipa (KPM) yang berada di Bogor. Di sana dia mengikuti seleksi tahapan Kompetensi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) Maret 2014 dan bersaing dengan ratusan murid dari seluruh pelosok tanah air.
 Di sana, Pikatan berhasil mengalahkan lawan terberatnya yang berasal dari negara-negara maju di berbagai belahan benua seperti perwakilan dari negara Asia dan Eropa. Dia mengaku sejak sekolah di TK sangat tertarik dengan matematika. Ketika duduk di bangku SD, dia rajin mengikuti olimpiade.
         "Saya sudah lima kali mengikuti kompetisi matematika tingkat internasional yakni, di World Mathematic Competition Sakamoto Manila (Filipina) 2011 dapat medali perak, International Mathematic Assesments for School 2013 di Solo dapat medali perunggu, International Mathemathics Competition (IMC) 2013 Singapura dapat medali perunggu, IMC 2014 Singapura dapat medali perak dan sekarang di WIZMIC India meraih medali emas dan sua medali perak," katanya.

Sumber: